PERIH

 Aku berada pada sebuah batas hati yang patah

Aku tidak bisa mensinergikan antara logika dan hatiku

Malam ini aku merasa asing diantara mereka berdua

Mereka akui mereka sahabat tapi dimataku lebih dari itu

Dia benar-benar membuat hati ku hancur dan perih

Dia nyaman dipelukan orang lain di atas ranjang kami

Aku seperti terasing dan aku yang seperti orang yang mengganggu diantara mereka

Dalih nya dia akan mengatakan bahwa kita hanya teman tapi dimataku tidak

Aku tidak tahan melihat dia berada dipelukan orang lain

tetapi menjaga jarak dengan ku

Perih....Perih....ngak bisa ku ungkapkan gimana rasanya hati ku

Hati ku benar-benar hancur

Hatiku benar-benar Perih....

Ya Allah...aku capek...Aku capek.....

Aku lelah...Ya Allah bantu hamba

Hamba hanya sebuah tempat pelarian

Ya Allah..Perih..Perih sekali

Kuatkan hamba Ya Allah

Sebuah nadir yang menghitam dan tak bisa berubah putih

Terima kasih rasa sakit...

Terima kasih rasa perih...

Terima kasih sudah mengajarkan ku arti sebuah pengorbanan yang sia-sia

-Molid D 18/12/21 1:51 Am-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

12/12/16-12.38 pm

Prasangka

Deja vu