Sebuah Rasa Yang Memudar
Sadarku akan rasa yang memudar
Yang awalnya memberi kesenangan ini
Apa yang selama ini ku rasakan hilang
Firasat ini mengatakan bahwa rasa itu memudar
Risalah hati yang tak terbalas menjadi asa pilu
Intuisi hati untuk memudarkan rasa ini
Enggan mata ini untuk tidak melihat sosokmu
Ketika harap ini terlalu berhasrat miliki senyummu
Apa rencana Tuhan sebenarnya akan rasaku kepadamu
Ketika hatiku tak ingin lagi sakit untuk kedua kalinya
Engkau tak tahu betapa sulitnya aku pupuk rasa ini
Langkah kakimu, suaramu, dan mata mu itu..
Alihkan seluruh jiwaku untuk bersorak sorai
Namun sakit itu kamu torehkan kembali seperti DIA
Andai aku berani untuk bilang "Kamu Lelaki Pengecut"
Pikiran dan hatiku mulai tidak sinkron lagi
Untaian bunga yang mekar kala hadirmu kini layu
Tak banyak yang aku inginkan darimu hanya sebuah cerita
Rangkulan komunikasi agar aku tahu harus aku apakan rasa ini
Aku menanti sebuah kata walau seburuk apapun dari mu.
Yang awalnya memberi kesenangan ini
Apa yang selama ini ku rasakan hilang
Firasat ini mengatakan bahwa rasa itu memudar
Risalah hati yang tak terbalas menjadi asa pilu
Intuisi hati untuk memudarkan rasa ini
Enggan mata ini untuk tidak melihat sosokmu
Ketika harap ini terlalu berhasrat miliki senyummu
Apa rencana Tuhan sebenarnya akan rasaku kepadamu
Ketika hatiku tak ingin lagi sakit untuk kedua kalinya
Engkau tak tahu betapa sulitnya aku pupuk rasa ini
Langkah kakimu, suaramu, dan mata mu itu..
Alihkan seluruh jiwaku untuk bersorak sorai
Namun sakit itu kamu torehkan kembali seperti DIA
Andai aku berani untuk bilang "Kamu Lelaki Pengecut"
Pikiran dan hatiku mulai tidak sinkron lagi
Untaian bunga yang mekar kala hadirmu kini layu
Tak banyak yang aku inginkan darimu hanya sebuah cerita
Rangkulan komunikasi agar aku tahu harus aku apakan rasa ini
Aku menanti sebuah kata walau seburuk apapun dari mu.
fitri.borito/021116-4.11 pm
Komentar
Posting Komentar